Tujuan PendidikanMetodologi PendidikanGuru BermutuPendidikan Network IndonesiaMajalah Teknologi IndonesiaBerita Pendidikan IndonesiaPenelitian Indonesia
Tujuan Pendidikan dan Perkembangan Bangsa
 HOME : HALAMAN UTAMA
 Sekolah & Lembaga
 Berita Perkembangan
 Informasi
 Menganai Kami
 Metodologi Bermutu
  

Metodologi Indonesia

  
 Jantung Pembelajaran?
  
Perpustakaan Sekolah

  
 Saran Pendidikan Agama
  

  
 Search Metodologi.Com
  
  
Search Metodologi Website
 
powered by FreeFind

  
 Search Pendidikan Dasar
  

Search Basic Education Site
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs Inovasi
  

Search Inovasi Website
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs SMU/A
  

Search SSEP Website
     
powered by FreeFind

  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 
Mending Menunaikan Umrah Atau Korupsi
By admin
Tuesday, June 14, 2011 12:00:00 Clicks: 64 Send to a friend Print Version
Mending Menunaikan Umrah Atau Korupsi

June 14th, 2011 | Author: webmaster

Lebih mending mana: menunaikan ibadah umrah atau korupsi? Lho, pertanyaannya kok begitu amat? Ya, memang begitu pertanyaannya. Ya jelas jawabannya juga sudah sangat jelas. Lebih baik menunaikan ibadah umrah. Mungkin juga sudah tidak perlu dijawab lagi. Karena dua hal tersebut, mengerjakan umrah dan korupsi adalah dua hal yang bertentangan dan bertolak belakang. Menunaikan ibadah umrah jelas adalah ibadah yang sangat mulia. Sementara korupsi adalah kejahatan paling hina.

Tapi percayakah Anda kalau saat sekarang ini di sekitar kita kedua hal tersebut bisa berjalan beriringan? Tengok saja berita-berita di koran ataupun media lain belakangan ini. Tentang seorang pejabat tersangka korupsi yang masih bisa menunaikan ibadah umrah. Bahwa mungkin statusnya masih “tersangka” bisa jadi pembenaran itu adalah hak mereka. Namun hati ini rasanya masygul juga membaca berita yang demikian. Terlepas dari suudzon atau tidak, rasanya kok aneh bila diri kita menunaikan ibadah umrah dari hasil korupsi. Rasanya tidak mungkin juga pejabat tersebut bisa menunaikan ibadah umrah jika bukan hasil korupsi.

Memang ada yang tidak beres di masyarakat kita saat ini. Orang mulai dan sudah biasa untuk membenarkan apapun untuk ibadah yang harusnya memiliki tingkat kesucian yang teramat sangat tinggi. Semuanya memang kembali kepada sang Khalik. Dia yang Maha Mengetahui apakah ibadah seseorang, termasuk umrahnya seorang tersangka korupsi akan diterima atau tidak. Semua berpulang hanya kepada-Nya. Tapi jelas, hal-hal seperti tersebut di atas, menunaikan umrah dari hasil korupsi adalah sesuatu yang salah menurut nilai etika dan kewajaran yang berlaku di masyarakat.

Masih ada banyak sekali cara untuk menunaikan ibadah umrah selain dari hasil korupsi. Bisa dengan cara menabung dari hasil yang halal. Atau mengikuti program-program menunaikan ibadah umrah dengan cara lebih cerdas, murah, cepat, dan halal. Seperti program umrah yang dijalankan oleh PT. Arminareka Perdana. Daripada harus korupsi, lebih baik ikut prgram umrah Arminareka Perdana. Dengan DP hanya Rp. 3,5 juta sudah bisa memulai sebuah rangkaian usaha yang bahkan akan membawa kebaikan dan pahala dari orang-orang di sekitar kita. Jadi pilih mana?.......................

Sumber: Umroh.In
Berita Lengkap: http://umroh.in/mending-menunaikan-umrah-atau-korupsi/#more-414
 
More Berita Korupsi KemenAg Berita
. PBNU Sebut Kementerian Agama Lebih Berorientasi Proyek
. Kemenag-KPK Terus Kerjasama Pengawasan Haji
. JPU Tak Siap, Terdakwa Korupsi Bantuan Kemenag Batal Dituntut
. Istri Kanwil Kemenag Diperiksa Terancam di Penjara
. Tingkatkan Pemberantasan Korupsi, Kanwil KemenAg Sumsel Bentuk Tim PIAK
. Tersangka Kasus Korupsi Depag Supiori Resmi Ditahan
. Dugaan Korupsi Block Grant, Kejati Sulteng Cek Sekolah
. Demo Korupsi Depag Diwarnai Adu Jotos
. Kemenag Minsel Alergi Ketemu Pers
. KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Kemenag
 BERITA EDUKASI AGAMA
Korupsi dan Problem Bangsa
Agama pun Takluk - Kalah Melawan Korupsi
Agama dan Pemberantasan Korupsi (Harian Pelita)
Agama Tak Efektif untuk Berantas Korupsi
Cendekiawan Lintas Agama Sepakat Perangi Korupsi
Agama dan Pemberantasan Korupsi (Imam Nawawi)
Atasi Tawuran, Menag Tingkatkan Pendidikan Agama
Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Ditambah
ICW: Korupsi Sudah Menjalar ke Sekolah
Cegah Radikalisme Kurikulum Pendidikan Agama Harus Diubah
Tokoh Agama: Korupsi Busukkan Moral Bangsa
MTs NU Al-Hidayah Kudus Menyongsong Perubahan sebagai Budaya
Kemenag Tinjau Ulang Kurikulum Pendidikan Agama
Ujian Pendidikan Agama Menyesatkan
Revitalisasi Pendidikan Agama
Standardisasi Pendidikan Agama Perlu Diatur
Strategi Mengajar Efektif Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar
Romo Magnis: Pendidikan Agama Jangan Sempit
 Pendidikan Kelas Dunia?
  
Pendidikan Kelas Dunia
  
 MUSUH MORAL & AGAMA
  
Korupsi Adalah Musuh Moral & Agama #1

  
 Memberantaskan Korupsi
  
Korupsi Adalah Musuh Moral & Agama #1

  
 BERITA KORUPSI KEMENAG
  
Kemenag Minsel Alergi Ketemu Pers
KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Kemenag
Mending Menunaikan Umrah Atau Korupsi
Demo Korupsi Depag Diwarnai Adu Jotos
Dugaan Korupsi Block Grant, Kejati Sulteng Cek Sekolah
Menteri Bantah Dana Abadi Umat Dipakai
Tersangka Kasus Korupsi Depag Supiori Resmi Ditahan
Korupsi Depag Langkat Disidang Hari Ini
Benarkah Korupsi Depag Rp 58 Trilyun?
Sidang Perdana Kasus Korupsi kanwil Depag Digelar
ICW Temukan Kelebihan Dana Haji Rp 1,2 Triliun
‘Idem Dito’, Modus Korupsi Depag
Ketua KPK: Modus Maftuh dan Said Agil Hampir Sama
Dugaan Korupsi Depag Dilapor ke KPK
Biro Hukum Tak Tahu Biaya Operasional Dana Umat
Komisi Antikorupsi Respons Kasus Gratifikasi Haji
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Menteri Agama ke KPK
Korupsi Depag Magetan Rp 3 Milyar
Cegah Korupsi, Depag Minta Bantuan KPK
Taufik Kamil Akui Terima Rp 2,9 Miliar
Korupsi Depag: Rp12 Miliar 'Mark Up' Vaksin Asuransi Haji
Tiga Tersangka Koruptor Depag Banten Ditahan
Mantan Menteri Agama Dibesuk Keluarganya
Fenomena Korupsi di Departemen Agama