Tujuan PendidikanMetodologi PendidikanGuru BermutuPendidikan Network IndonesiaMajalah Teknologi IndonesiaBerita Pendidikan IndonesiaPenelitian Indonesia
Tujuan Pendidikan dan Perkembangan Bangsa
 HOME : HALAMAN UTAMA
 Sekolah & Lembaga
 Berita Perkembangan
 Informasi
 Menganai Kami
 Metodologi Bermutu
  

Metodologi Indonesia

  
 Jantung Pembelajaran?
  
Perpustakaan Sekolah

  
 Saran Pendidikan Agama
  

  
 Search Metodologi.Com
  
  
Search Metodologi Website
 
powered by FreeFind

  
 Search Pendidikan Dasar
  

Search Basic Education Site
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs Inovasi
  

Search Inovasi Website
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs SMU/A
  

Search SSEP Website
     
powered by FreeFind

  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 
Korupsi Depag: Rp12 Miliar 'Mark Up' Vaksin Asuransi Haji
By admin
Monday, October 24, 2005 12:00:00 Clicks: 86 Send to a friend Print Version
Korupsi Depag: Rp12 Miliar 'Mark Up' Vaksin Asuransi Haji

Senin, 24 Oktober 2005

Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri kini memfokuskan penyidikan dugaan mark up vaksin dan asuransi haji senilai Rp12 miliar sebagai pengembangan kasus korupsi di Departemen Agama. Kasusnya sudah ditangani Direktorat III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri, bukan Timtas Tipikor, ujar Brigjen Indarto, Direktur III Bareskrim yang juga Wakil Timtas Tipikor, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dikatakannya, untuk kasus penyediaan vaksin buat haji yang akan berangkat haji, diperkirakan ada kebocoran dana sebesar Rp7 miliar. Sedangkan korupsi soal pengadaan asuransi perjalanan haji buat calon jamaah haji diperkirakan Rp5 miliar. Jadi, diperkirakan ada korupsi senilai Rp12 miliar, ujar Indarto. Meski begitu, Indarto enggan menyebutkan nama-nama tersangka. ''Nanti, kita masih melakukan penyidikan dan masih mengumpulkan bukti-bukti,'' katanya.

Penyidikan kasus korupsi yang menyangkut dua macam persyaratan yang harus dipenuhi calon jamaah haji ini diperkirakan terjadi selama satu tahun di era kepemimpinan Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar.

Nah, diduga uang pengadaan vaksin dan asuransi buat haji ini dikorupsi dan tidak sesuai dengan harga yang tercantum. Uang kelebihannya itu disalahgunakan, ujar Indarto. Sedangkan penyidikan korupsi dana abadi umat (DAU), menurut Indarto, tidak berhenti hanya di tingkat pemberkasan mantan Menteri Agama Said Agil dan Dirjen Pembinaan Agama Islam Taufik Kamil. Tapi, lanjutnya, juga berkembang kepada pejabat-pejabat Depag di daerah yang menyalahgunakan dan menikmati uang korupsi dari DAU. Timtas Tipikor akan menyerahkan tujuh berkas calon tersangka korupsi DAU ke daerah.

Penyidikannya akan dilakukan di masing-masing Polda tempat tersangka bertugas. Ada beberapa pejabat kantor wilayah Depag atau kepala embarkasi. Saya tidak punya nama-namanya. Itu disidik polda-polda di daerah, kata Indarto. Korupsi DAU ini saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Jakarta Pusat dengan terdakwa Said Agil dan Taufik Kamil dalam berkas yang terpisah dengan isi dakwaan yang sama. Dalam sidang pertama Kamis (6/10), kedua terdakwa diancam hukuman penjara seumur hidup.

Dalam surat dakwaan atas Said Agil setebal 57 halaman, jaksa menuduh terdakwa melakukan beberapa kali tindak pidana korupsi untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain sehingga merugikan keuangan negara Rp730 miliar (Media, 7/10).(San/J-1). Sumber: Media Indonesia, 24 Oktober 2005

Sumber: AntiKorupsi.Org
Berita Lengkap: http://antikorupsi.org/indo/content/view/6114/2/
 
More Berita Korupsi KemenAg Berita
. PBNU Sebut Kementerian Agama Lebih Berorientasi Proyek
. Kemenag-KPK Terus Kerjasama Pengawasan Haji
. JPU Tak Siap, Terdakwa Korupsi Bantuan Kemenag Batal Dituntut
. Istri Kanwil Kemenag Diperiksa Terancam di Penjara
. Tingkatkan Pemberantasan Korupsi, Kanwil KemenAg Sumsel Bentuk Tim PIAK
. Tersangka Kasus Korupsi Depag Supiori Resmi Ditahan
. Dugaan Korupsi Block Grant, Kejati Sulteng Cek Sekolah
. Demo Korupsi Depag Diwarnai Adu Jotos
. Kemenag Minsel Alergi Ketemu Pers
. KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Kemenag
 BERITA EDUKASI AGAMA
Korupsi dan Problem Bangsa
Agama pun Takluk - Kalah Melawan Korupsi
Agama dan Pemberantasan Korupsi (Harian Pelita)
Agama Tak Efektif untuk Berantas Korupsi
Cendekiawan Lintas Agama Sepakat Perangi Korupsi
Agama dan Pemberantasan Korupsi (Imam Nawawi)
Atasi Tawuran, Menag Tingkatkan Pendidikan Agama
Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Ditambah
ICW: Korupsi Sudah Menjalar ke Sekolah
Cegah Radikalisme Kurikulum Pendidikan Agama Harus Diubah
Tokoh Agama: Korupsi Busukkan Moral Bangsa
MTs NU Al-Hidayah Kudus Menyongsong Perubahan sebagai Budaya
Kemenag Tinjau Ulang Kurikulum Pendidikan Agama
Ujian Pendidikan Agama Menyesatkan
Revitalisasi Pendidikan Agama
Standardisasi Pendidikan Agama Perlu Diatur
Strategi Mengajar Efektif Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar
Romo Magnis: Pendidikan Agama Jangan Sempit
 Pendidikan Kelas Dunia?
  
Pendidikan Kelas Dunia
  
 MUSUH MORAL & AGAMA
  
Korupsi Adalah Musuh Moral & Agama #1

  
 Memberantaskan Korupsi
  
Korupsi Adalah Musuh Moral & Agama #1

  
 BERITA KORUPSI KEMENAG
  
Kemenag Minsel Alergi Ketemu Pers
KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Kemenag
Mending Menunaikan Umrah Atau Korupsi
Demo Korupsi Depag Diwarnai Adu Jotos
Dugaan Korupsi Block Grant, Kejati Sulteng Cek Sekolah
Menteri Bantah Dana Abadi Umat Dipakai
Tersangka Kasus Korupsi Depag Supiori Resmi Ditahan
Korupsi Depag Langkat Disidang Hari Ini
Benarkah Korupsi Depag Rp 58 Trilyun?
Sidang Perdana Kasus Korupsi kanwil Depag Digelar
ICW Temukan Kelebihan Dana Haji Rp 1,2 Triliun
‘Idem Dito’, Modus Korupsi Depag
Ketua KPK: Modus Maftuh dan Said Agil Hampir Sama
Dugaan Korupsi Depag Dilapor ke KPK
Biro Hukum Tak Tahu Biaya Operasional Dana Umat
Komisi Antikorupsi Respons Kasus Gratifikasi Haji
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Menteri Agama ke KPK
Korupsi Depag Magetan Rp 3 Milyar
Cegah Korupsi, Depag Minta Bantuan KPK
Taufik Kamil Akui Terima Rp 2,9 Miliar
Korupsi Depag: Rp12 Miliar 'Mark Up' Vaksin Asuransi Haji
Tiga Tersangka Koruptor Depag Banten Ditahan
Mantan Menteri Agama Dibesuk Keluarganya
Fenomena Korupsi di Departemen Agama