Tujuan PendidikanMetodologi PendidikanGuru BermutuPendidikan Network IndonesiaMajalah Teknologi IndonesiaBerita Pendidikan IndonesiaPenelitian Indonesia
Tujuan Pendidikan dan Perkembangan Bangsa
 HOME : HALAMAN UTAMA
 Sekolah & Lembaga
 Berita Perkembangan
 Informasi
 Menganai Kami
 Metodologi Bermutu
  

Metodologi Indonesia

  
 Jantung Pembelajaran?
  
Perpustakaan Sekolah

  
 Saran Pendidikan Agama
  

  
 Search Metodologi.Com
  
  
Search Metodologi Website
 
powered by FreeFind

  
 Search Pendidikan Dasar
  

Search Basic Education Site
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs Inovasi
  

Search Inovasi Website
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs SMU/A
  

Search SSEP Website
     
powered by FreeFind

  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 
Agama pun Takluk - Kalah Melawan Korupsi
By admin
Friday, September 02, 2011 15:40:00 Clicks: 129 Send to a friend Print Version
Agama pun Takluk - Kalah Melawan Korupsi
Murtad Al Kafirun

02 September 2011 | 15:40

Dalam Seri Dialog Klub Kajian Agama Paramadina tentang “Menumbuhkan Kepemimpinan Profetik Menuju Indonesia Adil” di Universitas Paramadina Jakarta tanggal 19 Agustus 2011, dengan dua pembicara yaitu Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Komaruddin Hidayat dan Guru Besar Hukum Tata Negara UI, Prof Jimly Asshiddiqie disampaikan bahwa pemahaman dan praktik keagamaan di Indonesia belum berperan dalam memberantas praktik korupsi. Ironisnya, dengan mayoritas penduduk Indonesia yang Muslim dan Islam jelas-jelas mengharamkan korupsi dan mengancamnya dengan azab yang pedih, namun mengapa korupsi malah merajalela. Komaruddin menilai, memang tidak selalu terkait dengan kondisi keagamaan. Negara yang berhasil memberantas korupsi adalah negara yang menegakkan hukum secara tegas, tuntas dan adil, terlepas dari apakah masyarakatnya religius atau tidak.

Memang pada kesempatan itu, kedua pembicara membuat simpulan bahwa agama tidaklah efektif dalam memberantas korupsi, tidak gamblang menyatakan takluk, namun tidak efektif tidak bisa berarti lain selain gagal total. Tentu ini bukan kesalahan agama mayoritas saja, semua agama punya andil membentuk masyarakat yang doyan korupsi ini. Agama sebagai sistem nilai-moral tidak bisa mentransformasikan nilai itu dalam hidup sehari-hari selain dari aspek ibadah ritual saja. Agama cuma sering menonjolkan aspek vertikal seolah-olah yang rajin beribadah ke Tuhannya dengan serta merta akan menjadi manusia yang paripurna. Ini terbukti hanyalah ilusi.

Mengapa Agama gagal dalam memberantas korupsi?, karena agama sebagai sistem nilai yang “terobsesi” dengan kesucian dan selalu mengajak umatnya untuk menuju kesucian itu ternyata juga dapat DIMANIPULASI dalam upaya mencapai tujuan itu. Cara-cara KOTOR digunakan untuk mengejar kesucian. Betapa agama hanya dipakai sebagai pembenaran dalam segala hal. Ini dimulai dengan tercantumnya LABEL AGAMA pada kolom KTP yang dikehendaki bahwa yang menganut agama itu tentu berbeda dengan yang tidak menganut agama itu dan PASTI jauh berbeda dengan yang atheis. Kemudian, dengan ukuran-ukuran agama mengenai “dosis” beribadah; dikehendaki pula yang rajin beribadah tentunya berbeda dengan sesama seagama yang tidak rajin beribadah, berbeda dengan sesama yang tidak seagama, apalagi dengan yang atheis.

Namun itu semua ternyata cuma MIMPI. Ke depan kita tinggal melihat setelah riuh rendah suasana keagamaan sebulan ini, kasus korupsi apakah yanga akan terjadi dalam 11 bulan berikutnya, demikian sepanjang tahun itu seperti siklus ; sholeh mendadak dan kumat lagi.

Jadi sekali lagi, sia-sia lah umat beragama beribadah sesholeh apapun bila KEJUJURAN,ANTI KEBOHONGAN, dan ANTI KECURANGANsecara terus menerus tidak bersemayam di pikiran dan hatinya. Dan untuk jujur, tidak berbohong, dan tidak curang tidaklah perlu beragama, contoh di negara yang suka diberikan stigma KAFIR toh menunjukkan bahwa mereke bisa lebih bisa memberantas korupsi TANPA AGAMA. Lantas, apa gunanya AGAMA dan BERAGAMA/

Sumber: Kompasiana
Berita Lengkap: http://hukum.kompasiana.com/2011/09/02/agama-pun-takluk-kalah-melawan-korupsi/
 
More Berita Edukasi Agama Berita
. Korupsi dan Problem Bangsa
. ICW: Korupsi Sudah Menjalar ke Sekolah
. Cendekiawan Lintas Agama Sepakat Perangi Korupsi
. Agama dan Pemberantasan Korupsi (Imam Nawawi)
. Agama dan Pemberantasan Korupsi (Harian Pelita)
. Agama Tak Efektif untuk Berantas Korupsi
. Tokoh Agama: Korupsi Busukkan Moral Bangsa
. Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Ditambah
. Standardisasi Pendidikan Agama Perlu Diatur
. Romo Magnis: Pendidikan Agama Jangan Sempit
 BERITA EDUKASI AGAMA
Korupsi dan Problem Bangsa
Agama pun Takluk - Kalah Melawan Korupsi
Agama dan Pemberantasan Korupsi (Harian Pelita)
Agama Tak Efektif untuk Berantas Korupsi
Cendekiawan Lintas Agama Sepakat Perangi Korupsi
Agama dan Pemberantasan Korupsi (Imam Nawawi)
Atasi Tawuran, Menag Tingkatkan Pendidikan Agama
Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Ditambah
ICW: Korupsi Sudah Menjalar ke Sekolah
Cegah Radikalisme Kurikulum Pendidikan Agama Harus Diubah
Tokoh Agama: Korupsi Busukkan Moral Bangsa
MTs NU Al-Hidayah Kudus Menyongsong Perubahan sebagai Budaya
Kemenag Tinjau Ulang Kurikulum Pendidikan Agama
Ujian Pendidikan Agama Menyesatkan
Revitalisasi Pendidikan Agama
Standardisasi Pendidikan Agama Perlu Diatur
Strategi Mengajar Efektif Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar
Romo Magnis: Pendidikan Agama Jangan Sempit
 Pendidikan Kelas Dunia?
  
Pendidikan Kelas Dunia
  
 MUSUH MORAL & AGAMA
  
Korupsi Adalah Musuh Moral & Agama #1

  
 Memberantaskan Korupsi
  
Korupsi Adalah Musuh Moral & Agama #1

  
 BERITA KORUPSI KEMENAG
  
Kemenag Minsel Alergi Ketemu Pers
KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Kemenag
Mending Menunaikan Umrah Atau Korupsi
Demo Korupsi Depag Diwarnai Adu Jotos
Dugaan Korupsi Block Grant, Kejati Sulteng Cek Sekolah
Menteri Bantah Dana Abadi Umat Dipakai
Tersangka Kasus Korupsi Depag Supiori Resmi Ditahan
Korupsi Depag Langkat Disidang Hari Ini
Benarkah Korupsi Depag Rp 58 Trilyun?
Sidang Perdana Kasus Korupsi kanwil Depag Digelar
ICW Temukan Kelebihan Dana Haji Rp 1,2 Triliun
‘Idem Dito’, Modus Korupsi Depag
Ketua KPK: Modus Maftuh dan Said Agil Hampir Sama
Dugaan Korupsi Depag Dilapor ke KPK
Biro Hukum Tak Tahu Biaya Operasional Dana Umat
Komisi Antikorupsi Respons Kasus Gratifikasi Haji
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Menteri Agama ke KPK
Korupsi Depag Magetan Rp 3 Milyar
Cegah Korupsi, Depag Minta Bantuan KPK
Taufik Kamil Akui Terima Rp 2,9 Miliar
Korupsi Depag: Rp12 Miliar 'Mark Up' Vaksin Asuransi Haji
Tiga Tersangka Koruptor Depag Banten Ditahan
Mantan Menteri Agama Dibesuk Keluarganya
Fenomena Korupsi di Departemen Agama